An amateur blogger trying to put something on an internet.

Jumat, 01 April 2016

Why Varsity Exist?

Why Varsity Exist?
Oleh: Boy Manullang

Universitas adalah sebuah lembaga pendidikan dan juga lembaga penelitian serta pengabdian dalam satu paket komplit. Kesemua itu di rangkum dalam visi universitas. Tujuan adanya universitas tertuang dalam tridharma. Bunyi sakral yang selalu di gempar-gemporkan pada setiap mahasiswa baru kala Masa Pengenalan Akademik “Tri Dharma Perguruan Tinggi”. Bahkan kerap muncul dalam tugas-tugas Mahasiswa Baru yang bertujuan agar paham mengenai tri dharma tersebut.
Dalam prosesnya banyak dari mahasiswa yang tahu mengenai visi mulia tersebut. Tidak banyak juga yang mengerti bagaimana maksudnya. Mereka hanya tahu, karena menjadikan nya sebagai tugas belaka tanpa mengetahui tujuan nya. Tujuan itu penting sama seperti penting nya keberadaan, karena keberadaan merupakan tujuan itu sendiri. Memahami tujuan adalah hal terpenting sebelum memulai sesuatu. Mengerti Tri Dharma menjadi syarat wajib bagi mahasiswa, mutlak bahkan. Tanpa mengerti akan sulit bagi mahasiswa menjalankan fungsinya sebagai mahasiswa di Kampus dan di Lingkungan sosialnya.
Why the varsity exist? Pertanyaan simple yang cukup membuat saya terusik. Dulu saya mengira kalau lembaga perguruan tinggi ya serupa saja dengan waktu saya berada di sekolah menengah. Tidak banyak yang berbeda karena saya hanya melanjutkan pendidikan saya sama hal nya dari SD ke SMP maupun SMP ke SMA. Ini adalah kebutaan akan jati diri. Saya katakan kebutaan karena saya hanya menjalani sesuatu yang tidak saya mengerti dan saya hanya mengikuti sistem tanpa mengetahui tujuan dan peran saya sesungguhnya. Bersykur ketika saya mengerjakan tugas essai saat MPA dan ditambah lagi dengan mengikuti kajian-kajian kampus.


Etimologi berbicara mengenai arti. Secara etimologi Tri Dharma berasal dari bahasa Sansekerta “Tri” artinya adalah tiga dan “Dharma” artinya kewajiban, boleh lah jika dikatakan bahwa Tri Dharma adalah tiga kewajiban yang harus di lakukan perguruan tinggi. Mahasiswa harus paham betul akan pengertian ini karena mahsiswa adalah bagian dari perguruan tinggi itu sendiri. Mahasiswa adalah subjek di dalam nya yag berperan dan memiliki fungsi sangat besar dalam pelaksanaan tri dharma ini.
Realita kampus berbicara bahwa dalam memahami Tri Dharma mahasiswa umumnya berfokus pada pendidikan dan pengajaran. Padahal masih terdapat dua poin penting yaitu penelitian dan pengembangan serta pengabdian pada masyarakat. Dapatkah mahasiswa hanya memilih salah satu nya saja? Tentu tidak, visi perguruan tinggi seyogyanya sudah menjadi visi mahasiswa. Karena perguruan tinggi dan mahasiswa merupakan satu kesatuan entitas yang sulit di pisahkan. Kurang nya mengetahui akan tri dharma juga membuat mahasiswa memiliki ego yang cukup tinggi. Mereka hanya menjadi orang yang mengejar target untuk lulus dan tidak menghargai proses kadang kala, lebih parah mereka menjadi sama dengan masyarakat yang kurang pendidikan, mereka tidak peduli dengan kondisi sosial sekitar. Jangan kan kondisi sosial. Tanyakan saja apa peran mereka sebagai mahasiswa. Mungkin mereka akan merasa kesulitan menjawabnya. Miris memang melihat fenomena saat ini.
Sebagian lagi fokus dengan mengikuti penelitian dan pengembangan. Mengikuti lomba-lomba dengan membawa nama universitas. Hal ini sangat baik apabila di imbangi dengan dua hal di atasnya. Jadi sebenarnya Tri Dharma perguruan tinggi itu tidak dapat di pisah-pisahkan dan itu merupakan satu hal yang terangkum padu dalam visi. Itu merupakan turunan  dari perkataan Ki Hajar Dewantara  bahwa tujuan pendidikan adalah memanusiakan manusia. Berkenaan dengan itu kita sebagai mahasiswa kiranya bersinergi dengan perguruan tinggi dalam mengerjakan visi perguruan tinggi sekaligus menjalankan fungsi dan peran kita sebagai mahasiswa.

Tidak ada komentar:

Popular Posts

Pages