Dunia Anak dan Keluarga Modern
Oleh: boy
manullang
Menilik dari pintu masuk zona permainan kanak-kanak di
Plaza Blok M. Waktu pada saat itu menunjukkan pukul 19.21 WIB. Suasana tidak
seramai di tempat yang saya kunjungi sebelumnya. Di samping pintu masuk,
suasana terasa seperti sedang berada di hutan belantara. Terdapat patung hewan
di depan kanan saat kita masuk melaui pintu utama. Nama tempat itu adalah
Amazon, mungkin ini menjelaskan semuanya.
“Nguuuuuuung… duuar duaar” terdengar suara dari salah
satu tempat bermain. Sumber suaranya dari mesin game Ace Combat yang dimainkan oleh seorang bocah kecil dengan mata
sipit. Eiji Seven Saputra, dialah yang memainkan mesin game tersebut dengan
sangat serius sekali. Matanya fokus dengan permainan bahkan ketika kakak nya menyapa
dan menunjukkan tempat pertemuan mereka usai bermain, dia tidak menghiraukannya
sama sekali.
“seruuuu…”, ucap Eijin. Bermain di amazone merupakan
suatu kebiasaan buat dia. Hampir setiap hari dihabiskan Eijin untuk bermain di
amazon ini. Ketertarikannya dengan permainan-permainan elektronik sangat
tinggi. Di rumahnya, dia bahkan lebih sering bermain menggunakan smartphone
dibandingkan bermain dengan teman sebayanya. Pernah memang dia bermain dengan
temannya seperti halnya bermain sepeda, congklak dan lompat karet namun hanya
beberapa waktu saja, mayoritas waktunya digunakan untuk bermain di Amazone Paza
Blok M.
Selain permainan elektronik, Eiji juga suka bermain Ice Skating di Mall Taman Anggrek. Sudah
beberapa kali dia pergi bermain kesana bersama dengan keluarganya. Pilihannya
lebih memihak ke Mall daripada pergi jalan-jalan atau ke pantai. Alasannya
masih sama yaitu lebih seru. Terlebih dukungan dari orangtua yang memiliki gaya
hidup yang lebih suka serba mudah dan tidak repot, alhasil Eiji pun lebih
mencintai game yang dianggapnya seru. “yaaaaaaah perlu koin lagi”, katanya
dengan penuh kecewa. Sambil mengocek saku jaket berwarna abu-abu yang digunakan
olehnya, mencari koin-koin yang akan dipakainya untuk melanjutkan permainan.
Anak yang berusia 9 tahun dan masih duduk di kelas 3
Sekolah Dasar Negeri 2 Pulogadung ini bermain tanpa di awasi oleh orangtua dan
kakak nya. Dia berangkat bersama mereka dan kemudian berpisah di dalam satu
Mall karena mereka memiliki perbedaan tujuan utama. Si Eiji memang ingin
bermain di dalam Amazone. Si kakak senang berkeliling Mall dan mencari
barang-barang yang sedang promo diskon. Si orangtua lebih senang makan dan
menunggu anak-anaknya selesai dengan kesibukannya lalu mereka akan pulang
bersama.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar