An amateur blogger trying to put something on an internet.

Rabu, 27 Januari 2016

Dunia Anak dan Keluarga Modern

Dunia Anak dan Keluarga Modern
Oleh: boy manullang
Menilik dari pintu masuk zona permainan kanak-kanak di Plaza Blok M. Waktu pada saat itu menunjukkan pukul 19.21 WIB. Suasana tidak seramai di tempat yang saya kunjungi sebelumnya. Di samping pintu masuk, suasana terasa seperti sedang berada di hutan belantara. Terdapat patung hewan di depan kanan saat kita masuk melaui pintu utama. Nama tempat itu adalah Amazon, mungkin ini menjelaskan semuanya.
“Nguuuuuuung… duuar duaar” terdengar suara dari salah satu tempat bermain. Sumber suaranya dari mesin game Ace Combat yang dimainkan oleh seorang bocah kecil dengan mata sipit. Eiji Seven Saputra, dialah yang memainkan mesin game tersebut dengan sangat serius sekali. Matanya fokus dengan permainan bahkan ketika kakak nya menyapa dan menunjukkan tempat pertemuan mereka usai bermain, dia tidak menghiraukannya sama sekali.
“seruuuu…”, ucap Eijin. Bermain di amazone merupakan suatu kebiasaan buat dia. Hampir setiap hari dihabiskan Eijin untuk bermain di amazon ini. Ketertarikannya dengan permainan-permainan elektronik sangat tinggi. Di rumahnya, dia bahkan lebih sering bermain menggunakan smartphone dibandingkan bermain dengan teman sebayanya. Pernah memang dia bermain dengan temannya seperti halnya bermain sepeda, congklak dan lompat karet namun hanya beberapa waktu saja, mayoritas waktunya digunakan untuk bermain di Amazone Paza Blok M.
Selain permainan elektronik, Eiji juga suka bermain Ice Skating di Mall Taman Anggrek. Sudah beberapa kali dia pergi bermain kesana bersama dengan keluarganya. Pilihannya lebih memihak ke Mall daripada pergi jalan-jalan atau ke pantai. Alasannya masih sama yaitu lebih seru. Terlebih dukungan dari orangtua yang memiliki gaya hidup yang lebih suka serba mudah dan tidak repot, alhasil Eiji pun lebih mencintai game yang dianggapnya seru. “yaaaaaaah perlu koin lagi”, katanya dengan penuh kecewa. Sambil mengocek saku jaket berwarna abu-abu yang digunakan olehnya, mencari koin-koin yang akan dipakainya untuk melanjutkan permainan.
Anak yang berusia 9 tahun dan masih duduk di kelas 3 Sekolah Dasar Negeri 2 Pulogadung ini bermain tanpa di awasi oleh orangtua dan kakak nya. Dia berangkat bersama mereka dan kemudian berpisah di dalam satu Mall karena mereka memiliki perbedaan tujuan utama. Si Eiji memang ingin bermain di dalam Amazone. Si kakak senang berkeliling Mall dan mencari barang-barang yang sedang promo diskon. Si orangtua lebih senang makan dan menunggu anak-anaknya selesai dengan kesibukannya lalu mereka akan pulang bersama.


Tidak ada komentar:

Popular Posts

Pages